Pembelajaran Sistem Informasi Selaras Kebutuhan Industri Digital, Ini Prospek Kerja Lulusannya
Pesatnya perkembangan teknologi digital menuntut dunia pendidikan untuk terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman. Hal ini turut dirasakan oleh Program Studi Sistem Informasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang kini mengarahkan pembelajarannya agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia industri digital.
Pembelajaran Sistem Informasi tidak lagi hanya menitikberatkan pada teori atau konsep dasar teknologi informasi. Mahasiswa dibekali pemahaman yang lebih aplikatif, mulai dari analisis kebutuhan bisnis, perancangan sistem informasi, pengolahan data, hingga pemanfaatan teknologi Enterprise Resource Planning (ERP). Pendekatan ini bertujuan agar lulusan mampu menerapkan pengetahuan teknologi dalam konteks organisasi dan dunia kerja secara nyata.
Penyesuaian pembelajaran tersebut terlihat melalui penerapan metode berbasis studi kasus industri. Mahasiswa sering diberikan proyek pengembangan sistem informasi yang mensimulasikan permasalahan di lapangan. Melalui metode ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir analitis, bekerja secara kolaboratif dalam tim, serta menyusun solusi yang terstruktur dan sesuai kebutuhan pengguna.
Selain pembelajaran di kelas, Program Studi Sistem Informasi UNESA juga menghadirkan kuliah tamu dan menjalin kerja sama dengan praktisi industri. Kegiatan ini memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa mengenai dinamika dunia kerja, tren teknologi terkini, serta kompetensi yang dibutuhkan setelah lulus. Tidak hanya itu, mahasiswa juga didorong untuk mengikuti program sertifikasi guna meningkatkan kompetensi profesional dan daya saing di pasar kerja.
Pembelajaran juga didukung dengan pengenalan berbagai tools dan teknologi yang umum digunakan di industri, seperti sistem ERP, data analytics tools, serta platform berbasis cloud.
Mau tahu apa itu cloud computing?
Melalui pendekatan pembelajaran yang semakin terintegrasi dengan dunia industri, Program Studi Sistem Informasi UNESA berupaya mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di era transformasi digital. Sinergi antara akademik dan industri ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi informasi yang terus berkembang.
Berikut ini merupakan prospek kerja lulusan Sistem Informasi:
System Analyst – menganalisis kebutuhan pengguna dan merancang solusi sistem sebagai penghubung tim teknis dan manajemen.
Business Analyst – menganalisis proses bisnis dan data untuk mendukung pengambilan keputusan strategis perusahaan.
ERP Consultant / ERP Analyst – mengimplementasikan dan mengelola sistem ERP guna meningkatkan efisiensi operasional organisasi.
Data Analyst – mengolah dan menganalisis data menjadi informasi yang mendukung evaluasi dan perencanaan bisnis.
IT Project Manager – mengkoordinasikan tim, jadwal, dan kebutuhan proyek teknologi berbasis agile.
Product Analyst – mengelola kebutuhan pengguna dan pengembangan fitur produk digital.
IT Operations Analyst – menjaga stabilitas sistem, menangani masalah teknis, dan memastikan operasional IT berjalan optimal.
Digital Transformation Officer – merancang dan mengimplementasikan strategi transformasi digital di perusahaan.