"Superhuman" AI dapat mengubah dunia kedokteran
Dalam sebuah konferensi kesehatan di Washington D.C., CEO Zocdoc, Oliver Kharraz, membahas bagaimana kecerdasan buatan yang sangat canggih dapat merevolusi bidang medis. Ia menyatakan bahwa AI memiliki potensi untuk meningkatkan atau menggantikan berbagai fungsi dalam layanan kesehatan, yang dapat menghasilkan perawatan pasien yang lebih efisien dan berkualitas tinggi sambil menekan biaya.
Kharraz menyoroti beberapa aplikasi AI di masa depan, termasuk layanan terjemahan lanjutan dan alat prediktif untuk menilai kemungkinan ketidakhadiran pasien. Ia juga mengumumkan bahwa Zocdoc telah meluncurkan asisten telepon berbasis AI yang dapat menangani panggilan tanpa batas secara bersamaan dan secara otomatis mengarahkan panggilan tersebut, mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi layanan pelanggan.Axios
Meskipun AI tidak akan menggantikan dokter, Kharraz menekankan bahwa teknologi ini dapat mengotomatisasi banyak tugas administratif di sekitar praktik medis, seperti pengumpulan informasi pasien, penyusunan ringkasan perawatan, dan penandaan risiko kesehatan. Namun, ia juga mencatat bahwa masih banyak kasus khusus yang memerlukan pelatihan individu untuk AI agar dapat menangani berbagai situasi dengan tepat.Axios
Kharraz menyampaikan visinya untuk menjadikan Zocdoc sebagai "jaringan penghubung" dalam ekosistem layanan kesehatan, dengan memanfaatkan AI untuk menyatukan berbagai aspek layanan medis dan meningkatkan koordinasi antar penyedia layanan. Ia percaya bahwa perjalanan menuju produktivitas yang lebih tinggi dalam layanan kesehatan sangat menjanjikan dengan dukungan teknologi AI.
Source: https://www.deepl.com/id/translator#en/id/%22Superhuman%22%20AI%20could%20transform%20medicine