Google Hadirkan Alat Pembelajaran Berbasis AI untuk Dukung Pendidikan di Indonesia
Google resmi meluncurkan serangkaian alat pembelajaran berbasis
kecerdasan buatan (AI) terbaru untuk mendukung transformasi pendidikan
di Indonesia. Inisiatif ini diumumkan pada 7 Agustus 2025, bertepatan
dengan awal tahun ajaran baru di perguruan tinggi, dan mencakup
langganan gratis Google AI Pro selama 12 bulan bagi mahasiswa, fitur
Guided Learning, serta program Gemini Student Ambassadors.
Melalui
program ini, Google menegaskan komitmennya untuk memberdayakan 40 juta
guru dan siswa di Indonesia dengan teknologi mutakhir. Sebelumnya,
perusahaan telah melatih lebih dari satu juta guru dalam keterampilan
digital dan pemanfaatan AI di kelas.
Perwakilan Google dalam
pernyataan resminya mengatakan, “Kami melihat Indonesia memiliki
momentum luar biasa dalam inovasi pembelajaran. Dengan alat-alat baru
ini, kami ingin membantu siswa dan guru mencapai potensi terbaik
mereka.”
Fitur Unggulan untuk Mahasiswa
Google
memberikan akses gratis Google AI Pro selama 12 bulan bagi mahasiswa
berusia 18 tahun ke atas. Langganan ini mencakup model AI Gemini 2.5 Pro
untuk riset mendalam, NotebookLM, serta dukungan Audio dan Video
Overviews dengan kapasitas lima kali lebih besar dari versi standar.
Fitur
baru bernama Guided Learning juga diperkenalkan. Dirancang untuk
memandu mahasiswa memahami konsep secara bertahap, fitur ini tidak hanya
memberikan jawaban, tetapi juga menjelaskan proses penyelesaian secara
langkah demi langkah. Mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk mengerjakan
soal matematika kompleks, menyusun esai, atau mempersiapkan ujian.
Program Gemini Student Ambassadors
Mulai
September 2025, Google akan meluncurkan program Gemini Student
Ambassadors yang melibatkan 500 mahasiswa terpilih. Peserta akan
mendapatkan pelatihan intensif terkait penggunaan AI, sertifikasi
Generative AI, serta bimbingan langsung dari para ahli. “Program ini
bertujuan mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya menggunakan AI,
tetapi juga mengembangkannya secara bertanggung jawab,” ujar pihak
Google. Sebelumnya, lebih dari 200.000 guru telah mengikuti pelatihan
serupa melalui Gemini Academy.
Konteks dan Kolaborasi Pendidikan
Langkah
ini sejalan dengan tren global pemanfaatan AI di dunia pendidikan.
Beberapa perusahaan di Indonesia, termasuk Telkomsel, juga aktif
mendorong penggunaan AI untuk berbagai sektor, terutama pendidikan.
Sejak 2022, lebih dari 147 sekolah negeri di 22 provinsi telah menjadi
sekolah percontohan dalam pemanfaatan teknologi digital, memperkuat
posisi Google sebagai mitra strategis pendidikan di tanah air.
Dengan
inovasi ini, Google berharap dapat membantu mahasiswa dan tenaga
pendidik di Indonesia mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi.
Pemanfaatan AI secara bijak diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas
pendidikan, tetapi juga mempersiapkan generasi muda menghadapi
tantangan masa depan.