Amazon melihat warehouse robots 'meratakan' kurva perekrutannya, menurut dokumen internal
Amazon sedang memperluas penggunaan otomatisasi dalam pusat pemenuhannya untuk mengurangi kebutuhan perekrutan dan biaya operasional, menurut dokumen internal yang diperoleh oleh Business Insider. Dokumen tersebut menguraikan tujuan jangka panjang Amazon untuk "meratakan kurva perekrutannya" dalam dekade mendatang dengan menerapkan robot seperti Vulcan, robot gudang baru yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi. Meskipun Amazon menekankan bahwa robot akan bekerja berdampingan dengan manusia, inisiatif otomatisasi ini juga bertujuan untuk mengatasi potensi kekurangan tenaga kerja dan biaya tenaga kerja yang tinggi.
Perusahaan terus menekankan komitmennya terhadap peran manusia, dengan menyatakan bahwa otomatisasi akan membebaskan karyawan untuk tugas-tugas bernilai lebih tinggi dan menciptakan kategori pekerjaan baru dalam pemeliharaan dan operasi. Amazon telah memperkenalkan lebih dari 750.000 robot, dan tenaga kerjanya, setelah mencapai puncaknya pada 1,6 juta pada tahun 2021, telah sedikit menurun. Amazon juga mengembangkan solusi AI untuk lebih meningkatkan efisiensi, seperti model yang bertujuan mengoptimalkan operasi gudang dan mengurangi biaya logistik. Dengan potensi penghematan hingga $10 miliar per tahun pada tahun 2030 jika fasilitas robotik generasi berikutnya memenuhi 30-40% pesanan AS, strategi otomatisasi Amazon merupakan komponen kunci dari pertumbuhan dan keberlanjutan operasionalnya di masa depan.
source: https://www.businessinsider.com/amazon-warehouse-robots-flatten-hiring-curve-2025-5